Lombok Post
Metropolis

Kafilah Kecamatan Mataram Juara MTQ XVIII

DAPAT JUARA: Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana menyerahkan piala bergilir MTQ XVIII kepada Camat Mataram Zarkasyih, saat penutupan MTQ XVIII di Lapangan Karang Genteng, Selasa malam (23/7).

MATARAM – Gelaran MTQ XVIII resmi ditutup, Selasa malam (23/7). Tuan rumah Kecamatan Mataram keluar sebagai juara umum dalam acara yang dilaksanakan selama lima hari, di Lapangan Karang Genteng.

Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana berterimakasih kepada masyarakat. Juga tokoh agama, tokoh adat, dan petugas keamanan atas penyelenggaraan MTQ yang berlangsung aman dan tertib.

”Termasuk pimpinan pondok pesantren. Kepada seluruh panitia saya ucapkan terima kasih,” kata Mohan menutup acara MTQ XVIII.

MTQ merupakan kegiatan tahunan yang harus terus dijaga. Kualitasnya perlu ditingkatkan dari tahun ke tahun. Selama penyelenggaraan MTQ XVIII, salah satu cabang yang harus digenjot lagi adalah Tafsir Alquran. Menurut Mohan, ini harus diatensi bersama.

”Kita masih kekurangan muffasir dan muffasirah,” ujar dia.

Camat Mataram Zarkasyih mengatakan, kegiatan MTQ XVIII berjalan dengan baik dan lancar. Sesuai harapan panitia. Zarkasyih juga mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh serta Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana.

”Terima kasih sudah mempercayakan kami, Kecamatan Mataram, untuk menyelenggarakan MTQ XVIII,” kata Zarkasyih.

Tanpa peran tuan guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan petugas keamanan, MTQ tak mungkin berjalan dengan aman. Zarkasyih menyebut, suksesnya penyelenggaraan juga atas andil masyarakat sekitar.

Dari malam pembukaan hingga penutupan, Selasa malam, tidak ada gejolak. Masyarakat menyuguhkan rasa persaudaraan yang tinggi. Kebersamaan. Ini jadi modal penting pemerintah untuk tetap menjaga keamanan bersama di Lingkungan Karang Genteng, Petemon, dan Pagutan.

”Kami berharap ini jadi energi positif untuk menjaga kesatuan kita,” tandas dia.

Sementara itu, kafilah dari Kecamatan Mataram meraih juara umum di MTQ XVIII dengan nilai 90. Kecamatan Mataram meninggalkan Kecamatan Sekarbela dan Ampenan, di posisi kedua dan ketiga. Dengan nilai masing-masing 89 dan 75. (dit/r3)

Berita Lainnya

Bukit Nipah dan Padanan Terbakar

Redaksi LombokPost

NTB Gak Mau PNS Kerja di Rumah

Redaksi Lombok Post

Uang Korban Gempa Dicuri Mandor

Redaksi LombokPost

Kejuaraan Paralayang Nasional Diikuti 153 Peserta

Redaksi LombokPost

Melihat Persiapan Pemkot Menyambut HUT Kota Mataram Ke-26

Redaksi LombokPost

Korban TPPO Banyak Dijual ke Suriah

Redaksi LombokPost

Wajib Pakai Besi Kolom Sepuluh Mili

Redaksi LombokPost

Tok, Tok, Tok, Bank Rontok

Hadapi Kekeringan dengan Sumur Dangkal

Redaksi LombokPost