Lombok Post
Politika

Husein, Ahda, atau Mirdiati?

MATARAM-Mengemas enam kursi, Partai Gerindra percaya diri menatap Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Mataram 2020. Sikap politik partai besutan H Prabowo Subianto ini tegas, akan ikut bertarung berebut tampuk kuasa.

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Mataram I Gede Sudiarta mengatakan, pengalaman Gerindra sebagai oposisi selama ini modal kuat.

“99 persen, kami akan mengusung,” tegas Sudiarta.

Saat ini, Figur Gerindra mengerucut ke tiga nama. Dua pria satu wanita. Sudiarta lalu membebarkan nama secara spesifik satu figur yang merupakan kader sekaligus pengurus di Partai Gerindra Kota Mataram.

“Pak Husein (Hizam),” bebernya.

Satu lagi nama yang diiyakan Sudiarta yakni Baiq Mirdiati, anggota DPRD Kota Mataram. Dua nama ini merupakan kader terbaik milik partai Gerindra Kota Mataram yang saat ini tengah terus membangun popularitas dan elektabilitas. Lalu siapa satu lagi?

“Kalian tahu sendirilah,” ujar ia berteka-teki.

Sudiarta enggan menyebut satu nama lagi. Tapi ia yakin semua orang sudah tahu figurnya. Ia sempat menyebut clue jika figur satu ini sudah lebih dulu bersosialisasi, koordinasi, hingga pencitraan sejak bulan ramadan lalu.

“Sudah lebih dulu pencitraan (dari Husein dan Mirdiati)” bebernya.

Ia menambahkan bila figur itu bukan dari unsur struktur. Tapi kader biasa yang punya popularitas kuat di tengah masyarakat. Saat ditanya apakah sosok yang dimaksud itu Badruttamam Ahda, Sudiarta memilih tak menjawab spesifik.

“Terserah (mau ditafsirkan siapa)” cetusnya.

Tiga kader ini disebut Sudiarta kader muda terbaik dan terhebat. Mereka juga punya popularitas kokoh di tengah masyarakat. Munculnya tiga kader ini sekaligus menjamin sikap politik Gerindra ikut bertarung dalam perebutan tampuk kuasa Kota Mataram. Usai, H Ahyar Abduh, purnatugas dua periode.

“Kami tidak  mau jadi pendukung tapi sekarang pengusung,” tandasnya.

Sementara itu, Husein Hizam menanggapi santai namanya masuk dalam satu dari tiga kandidat yang berpeluang diusung Gerindra di Kota Mataram. Figur dari kalangan pengusaha sukses ini, mengakui secara terbuka keinginannya ikut bertarung dalam Pilwali Kota Mataram.

“Nanti kan ada survei, siapa yang paling layak,” kata Husein dihubungi Lombok Post.

Sebagaimana figur lainnya, saat ini Husein pun masih fokus bersosialiasi dan konsolidasi. Serta, menyerap aspirasi program pembangunan apa yang diinginkan masyarakat, bila ia terpilih nanti.

“Turun ke masyarakat, apa harapan mereka,” imbuhnya kalem.

Sementara itu, ia mengaku belum melakukan komunikasi politik dengan parpol dan figur lain. Langkah konsolidasinya baru pada tahapan normatif. Sesuai dengan arahan partai yakni turun dan menyerap aspirasi masyarakat.

Begitu juga dengan siapa Husein nanti berpasangan. Figurnya pun belum mengerucut ke arah siapa nama yang akan digaet. “Masih sangat dinamis, kita fokus bagaimana bisa jadi yang terbaik di partai,” tandasnya. (zad/r2)

Berita Lainnya

Djohan Incar Syarif

Redaksi LombokPost

PKS Buka Peluang Bentuk Poros Sendiri

Redaksi LombokPost

Ismul atau Jafri, Mana Lebih Sakti?

Redaksi Lombok Post

Jalan Suhaili Menyambung Dinasti

Redaksi Lombok Post

Protes Warga Tak Mempan, Dewan Siap Paparkan Hasil Kunker

Redaksi Lombok Post

Ali: Dinda Seharusnya Tak Tenang

Redaksi LombokPost

Jangan Ada Evi Kedua!

Redaksi LombokPost

Sekda Lotim Incar Wali Kota Mataram

Redaksi Lombok Post

Pelantikan Wakil Rakyat 5 Daerah Molor

Redaksi LombokPost