Lombok Post
Politika

Pelantikan Wakil Rakyat 5 Daerah Molor

H Irnadi Kusuma

MATARAM-Pelantikan anggota DPRD lima kabupaten di NTB berpotensi molor dari seharusnya. Tiga di antaranya yakni anggota DPRD Lombok Timur, Anggota DPRD Lombok Tengah, dan Anggota DPRD Lombok Barat sudah dipastikan tak akan bisa dilantik tepat waktu. Sementara pelantikan Anggota DPRD Sumbawa dan Sumbawa Barat, juga berpotensi mengalami nasib serupa.

Hingga kemarin, delapan kabupaten/kota belum mengusulkan pelantikan anggota DPRD mereka ke Gubernur NTB. Delapan daerah tersebut adalah Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu, Bima, dan Kota Bima.

Untuk Lombok Timur, 50 anggota DPRD periode 2014-2019 bahkan sudah mengakhiri masa jabatan pada 5 Agustus lalu. Sementara Lombok Tengah baru akan berakhir Sabtu esok, dan Lombok Barat akan berakhir pada Ahad, lusa.

Untuk Lombok Utara, masa jabatan 30 orang wakil rakyat di sana akan berakhir Ahad, lusa. Namun, karena jatuh pada hari libur, maka pelantikan anggota DPRD periode 2019-2024 baru akan dilakukan Senin, 12 Agustus.

Merujuk pada proses pengesahan dan pengangkatan Anggota DPRD kabupaten/kota NTB lima tahun lalu, proses tahun ini memang molor jauh.

Berdasarkan surat keputusan (SK) gubernur NTB tentang pengangkatan anggota DPRD periode 2014–2019, beberapa di antaranya SK mereka bahkan sudah tuntas jauh-jauh hari.

Kepala Biro Pemerintahan Pemprov NTB H Irnadi Kusuma di Mataram, kemarin (8/8) menjelaskan, tidak boleh terjadi kekosongan jabatan anggota legislatif. Tapi, meski tanggal SK sudah berakhir, harus dilihat kembali waktu pelantikan para anggota dewan tersebut. SK bisa saja diteken tanggal 22 Juli 2014, tapi masa jabatan terhitung sejak anggota dewan mengucap sumpah jabatan.

Hingga kini biro pemerintahan sendiri dalam posisi menunggu pengusulan SK dewan dari masing-masing daerah. Dia menjamin prosesnya tidak lama. Dalam sehari SK sudah diterbitkan. Asalkan usulan cepat, proses penerbitan SK juga cepat.

”Tidak pakai lama. Tidak sampai dua hari,” tegasnya.

Dia meminta delapan kabupaten/kota yang belum mengusulkan pelantikan segera mengusulkan. Dia mengingatkan, waktu pelantikan masing-masing daerah bisa berbeda, tergantung kesiapan. Tetapi jangan sampai melebihi masa jabatan.

”Kembali ke internal masing-masing. Sepanjang tidak mengganggu masa sidang dan tugas-tugas dewan, tidak masalah,” katanya.

Irnadi mengaku belum tahu alasan pemerintah kabupaten/kota belum juga mengajukan SK pengangkatan. Meski begitu pihaknya masih berprasangka baik. Mungkin ada kendala-kendala teknis yang menjadi penghambat.

Adanya sengketa di Mahkamah Konstitusi kata Irnadi seharusnya tidak menjadi alasan di balik belum diajukannya usulan pengangkatan anggota dewan ini.

”Kalau ada satu dua orang masih bersengketa, kita tinggal, bisa  dilantik belakangan,” tegasnya.

Ditegaskannya, bagi anggota dewan yang habis masa jabatannya, mereka tidak berhak lagi mendapatkan haknya. Karena itu, pelantikan tidak boleh ditunda.

Terpisah, Sekretaris DPRD NTB H Mahdi menerangkan, pelantikan anggota DPRD NTB periode 2019-2024 akan dilaksanakan 2 September mendatang. Anggota DPRD NTB periode 2014-2019 memang berakhir masa jabatannya pada 1 September 2019. Namun, lantaran hari tersebut jatuh pada hari Ahad, maka pelantikan anggota DPRD NTB akan digelar Senin esoknya.

Sejauh ini Mahdi, tidak ada kendala. Semua persiapan sudah hampir selesai. Begitu SK anggota dewan ditekan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), pelantikan segera dilakukan.

”Pelantikan tidak boleh tertunda, terjadi kekosongan hukum  kalau tertunda,” katanya tanpa merinci lebih detail. (ili/r6)

Berita Lainnya

Djohan Incar Syarif

Redaksi LombokPost

PKS Buka Peluang Bentuk Poros Sendiri

Redaksi LombokPost

Ismul atau Jafri, Mana Lebih Sakti?

Redaksi Lombok Post

Jalan Suhaili Menyambung Dinasti

Redaksi Lombok Post

Protes Warga Tak Mempan, Dewan Siap Paparkan Hasil Kunker

Redaksi Lombok Post

Ali: Dinda Seharusnya Tak Tenang

Redaksi LombokPost

Jangan Ada Evi Kedua!

Redaksi LombokPost

Sekda Lotim Incar Wali Kota Mataram

Redaksi Lombok Post

Jelang Pilbup Lombok Utara 2020, Najmul-Nuna Menguat

Redaksi Lombok Post