Lombok Post
Catatan Redaksi

Dishub Mataram Wacanakan Tilang CCTV

RENCANA TILANG: Sejumlah kendaraan melintas di simpang empat BI, kemarin (28/6). Dishub Kota Mataram berencana melakukan tilang melalui CCTV setelah seluruh APILL berplatform ATCS dengan kamera pengawas

MATARAM-Pelanggaran lalu lintas di simpang jalan dengan alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) bakal ditindak petugas lebih cepat. Apalagi setelah Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram menuntaskan pemasangan area traffic control system (ATCS) di seluruh Kota Mataram.

Data Dishub Kota Mataram menyebutkan ada 38 simpang APILL. Dari jumlah tersebut baru sekitar enam APILL yang berbasis ATCS. Antara lain, simpang empat Sweta; simpang tiga Sweta; simpang tiga Turida; simpang empat Dasan Cermen; simpang empat Rembiga; juga simpang empat Sayang-Sayang.

Namun, baru lima APILL, kecuali di simpang empat Sayang-Sayang, yang terdapat kamera pengawas atau CCTV. Target Dishub secara bertahap, bisa memasang CCTV di seluruh simpang APILL.

”Kita usahakan bisa semuanya. Tapi, dilakukan secara bertahap,” kata Saleh.

Menurut Saleh, keberadaan APILL ATCS dengan CCTV sangat penting. Tidak saja untuk melihat potensi kemacetan di Kota Mataram. Dishub punya rencana besar lainnya yang melibatkan kepolisian. Yakni tilang melalui bantuan CCTV.

Pelanggaran di simpang APILL bisa langsung terdeteksi. Petugas juga tidak perlu pusing-pusing mencari pelakunya. Sebab, pelaku maupun bentuk pelanggaran yang dilakukan bisa dengan mudah terekam kamera pengawas.

”Rencana besarnya ke arah sana,” terang Kadishub.

Sebelum ke tilang CCTV, dishub akan lebih dulu membenahi perangkatnya. Menjadikan 38 APILL untuk berplatform ATCS yang dilengkapi kamera pengawas. ”Kalau sudah semua, nanti arahnya akan ke sana (tilang CCTV),” sebut dia.

Sementara ini, masih ada 33 APILL yang belum berplatform ATCS maupun kamera pengawas. Kondisi tersebut bakal ditekan Dishub pada tahun 2019.

Saleh menyebut, rencana dua penambahan APILL berplatform ATCS dan CCTV, sudah dimatangkan jajarannya. Rencananya, ada dua penambahan APILL ATCS, yakni di simpang empat Bank Indonesia (BI) dan simpang empat Pagesangan.

Untuk simpang empat BI, ATCS dan kamera pengawas akan terkoneksi dengan penataan di kawasan Jalan Udayana. Rencananya, di Jalan Udayana dishub bakal membuat pelican crossing atau penyeberangan pejalan kaki yang dikendalikan lampu lalu lintas.

”Di (simpang empat) BI itu bersamaan dengan pelican crossing di Udayana,” ujar Saleh.

Pengadaan ini mendapat anggaran Rp 500 juta. Adapun untuk APILL ATCS di simpang empat Pagesangan, dishub menganggarkan sekitar Rp 1 miliar. Kedua proyek ini tinggal masuk proses lelang saja.

”Kemarin sempat agak lama di konsultan, tapi sudah selesai. Jadi tinggal kita lelang saja,” pungkas Saleh. (dit/r5)

Berita Lainnya

Cepat Bangun RTG, Loteng Dapat Apresiasi

Aprilia Andriana, Petugas PPS yang Melahirkan karena Kelelahan Bekerja

Redaksi LombokPost

Suara Dua Caleg Dinyatakan TMS

Redaksi LombokPost

PKL Semrawut Rusak Estetika Kota

Redaksi LombokPost

Bantu Bersih-bersih Pantai

Redaksi LombokPost

Tim Muay Thai NTB Masuk Zona Neraka Pra-PON

Redaksi LombokPost

Kecamatan Pemenang Prioritaskan Program Berbasis Mitigasi Bencana

Redaksi LombokPost

Jayakarta, Hotel Tepat Untuk Momen Kasih Sayang

Redaksi LombokPost

Masuk Tahun ke-20, Penghasilan Tertingginya Rp 1 Juta Sebulan

Redaksi LombokPost